28 C
Anyar
Tips Dan Trik 7 Tips Hemat Pengeluaran Uang di Masa Pandemi

7 Tips Hemat Pengeluaran Uang di Masa Pandemi

Pada masa Pandemi ini mengimbas pada kita bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dari sisi ekonomi. Adakah di antara kamu yang saat ini harus kehilangan pekerjaan? Kalau ada, mau enggak mau, sekarang kamu mesti menerapkan trik hemat pengeluaran uang.

Pasalnya, kita juga enggak tahu pasti, kapan ekonomi membaik, seenggaknya pulih seperti sediakala.

Terus, bagaimana cara menghemat pengeluaran kita ini, sementara kita belum tahu pasti, kapan pandemi berakhir meski era new normal sudah dimulai?

Yuk, simak artikel ini sampai selesai ya!

1. Motivasi dan niat

Kunci awal kalau kamu ingin mengelola keuangan dan hemat pengeluaran adalah niat besar untuk melakukannya. Nggak sekadar “berniat untuk pengin”, tetapi harus benar-benar mau dan ingin melakukannya.

Caranya: carilah motivasi yang kuat. Misalnya, bisa memperpanjang napas sampai 3 bulan ke depan, tanpa utang, tanpa penghasilan. Atau, tagihan kartu kredit bisa lunas, meski penghasilan menurun. Sesuaikan saja dengan permasalahan keuanganmu sekarang.

Buatlah motivasi ini se-real mungkin. Kalau perlu, senyesek mungkin. Semakin realistis, semakin besar pula niat kamu untuk mulai gaya hidup hemat.

2. Buat anggaran

Anggaran adalah koentji pertama dalam upaya hemat pengeluaran ini, jadi ayo, duduk dan buat anggaran belanja untuk bulan ini. Mumpung masih awal bulan nih (saat artikel ini ditulis)!

Banyak orang malas melakukan ini. Entah mengapa, mungkin karena terlalu abstrak, atau saking banyaknya keperluan yang semuanya butuh uang. Padahal ya, enggak rumit juga loh. Saya yang malas ribet aja bisa kok, bikin anggaran belanja bulanan demi langkah hemat pengeluaran.

  • Hitung pemasukan total
  • Buat daftar kewajiban: listrik, PDAM, pulsa, cicilan utang, tagihan, SPP anak, dan lain-lain, yang rutin dikeluarkan setiap bulan.
  • Tentukan proporsi investasi, minimal biasanya sih 10%. Tapi kalau kamu kesulitan uang sekarang, proporsi ini bisa diturunkan. Yang penting ada.
  • Tentukan kebutuhan dapur, coba cek pengeluaran bulan lalu.

Kalau malas menuliskannya, pakai amplop. Tiap amplop diisi uang sesuai anggaran, tulis “judul”-nya di sampul.

Simpel kan?

3. Catat pengeluaran

Mencatat setiap uang yang keluar adalah koentji kedua untuk langkah hemat pengeluaran. Bebas, kamu mau mencatatnya di laptop dengan Excell, atau dengan aplikasi, atau kayak saya yang old school: pakai buku tulis.

Salah seorang teman yang lebih males dari saya pakai cara ngumpulin nota, dan disatukan dalam kelompok pengeluaran yang berbeda, lalu disimpan dalam box. Cara ini juga bisa kamu sontek.

Yang mana saja, asalkan nyaman dan bisa membuatmu konsisten untuk mencatat. Temukan cara yang paling nyaman untukmu ya.

4. Beli sesuai kebutuhan

Sudah punya anggaran, jangan dianggurin. Kadang gitu, sudah bikin bujet, eh … jatuhnya lupa. Nggak diterapkan.

Baca Juga :  5 Tips untuk Tingkatkan Kemampuan Menggambar

So, dipakai ya bujetnya. Terutama yang belanja groceries. Belilah sesuai kebutuhan. Meski kondisi darurat apa pun, enggak usah nyetok terlalu banyak. Akan lebih baik jika kamu menyimpan uang, ketimbang menyimpan bahan makanan.

Mungkin kamu berpikir, ah, sekarang lebih banyak belanja online, jadi enggak ada kesempatan buat window shopping. Jadi bisa terkendalilah ya, belanjalah.

Tapi, siapa bilang? Biar belanja online, tetep bisa window shopping kok. Coba, siapa yang hobinya scrolling marketplace, terus pencet-pencet “masukkan keranjang”, terus tahu-tahu kok checkout?

Mana bisa hemat pengeluaran kalau gini caranya, ya kan?

Jadi selalulah bertanya pada diri sendiri, kapan pun nafsu belanja muncul: butuh beneran atau pengin aja nih? Kalau pengin aja, bisa enggak ditunda? Atau, mungkin masih ada barang sejenis di rumah yang bisa dipakai dengan fungsi sama?

Jangan langsung checkout, tapi coba beri diri sendiri waktu untuk berpikir. Siapa tahu, besok sudah enggak pengin beli barang itu lagi.

5. Susun prioritas

Di poin kedua di atas, ada yang namanya daftar kewajiban. Inilah yang harus diprioritaskan dalam pengeluaran kita. Yang lain, masih bisa diatur.

Adalah penting buat kita untuk bisa mengenali dan menentukan prioritas kebutuhan kita. Dengan demikian, kita pun bisa menentukan, mana yang lebih penting untuk dicukupkan lebih dulu.

6. Awas, impulsive buying!

Baca Juga :  Ini Dia 6 Bahan Alami yang Bisa Mengatasi Kulkas yang Sering Bau

Nah, ini nih yang tadi kita bahas di poin 4 tadi. Yang terjadi, justru di masa pandemi ini, banyak orang terjebak pada impulsive buying loh. Belanja cuma karena pengin, belanja barang-barang yang kemudian kita sendiri lupa, beli karena apa. Belanja, karena orang lain pada punya juga, dan katanya bagus. Belanja, karena katanya barang ini penting digunakan selama pandemi.

Hayo, siapa yang sempat panic dan impulsive buying selama pandemi ini? Beli masker, cairan pemutih, hand sanitizer, cairan alkohol, tisu basah, tisu toilet berlebihan, sampai nyetok berkardus-kardus di rumah?

7. Dana darurat

Yang terakhir, kalau saya nih, manjur banget buat “ngerem” keinginan buat belanja hal-hal yang nggak perlu dan bisa hemat pengeluaran. Prioritas dana darurat.

Dana darurat adalah dana yang bisa kita pakai untuk keperluan-keperluan darurat. Misalnya kayak sekarang, kita kehilangan pemasukan akibat pandemi COVID-19. Kita enggak akan terlalu bingung karena ada dana darurat yang bisa dipakai untuk menyambung hidup dulu, seenggaknya sampai kita menemukan peluang baru untuk menambah penghasilan.

Keliatan banget sih, yang sekarang survive itu, biasanya yang memang punya dana darurat cukup kuat.

Nah, itu dia 7 tip hemat pengeluaran yang bisa kalian terapin…

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...