29 C
Anyar
Sejarah Dan Budaya Sejarah Bolgar Sebuah Kota Kuno Muslim Rusia, Rumah bagi Al-Qur'an Terbesar di Dunia

Bolgar Sebuah Kota Kuno Muslim Rusia, Rumah bagi Al-Qur’an Terbesar di Dunia

Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran Kalian ketika mendengar Bulgaria?

Beberapa orang mungkin akan mengasosiasikannya dengan sebuah negara di ujung selatan Balkan yang terkenal karena keindahan pantainya, bunga mawar, dan resor skinya.

Namun, pernahkah Anda mendengar Bulgaria lainnya yang berada di tengah-tengah Rusia?

Sebetulnya, bangsa Bulgaria memiliki saudara yang kurang terkenal, yang tersembunyi di pedalaman Republik Tatarstan, Rusia, yaitu Bolgar. Meski begitu, Bolgar memiliki sejarah yang panjang. Bolgar bahkan merupakan salah satu kota paling kuno di Rusia.

Proto-Bulgaria: Kubrat dan Kelima Putranya

Jauh sebelum era kejayaan bangsa Mongol, padang rumput Eurasia didominasi oleh Proto-Bulgaria, sebuah kerajaan bangsa Turk yang terletak di sekeliling Laut Azov (wilayah Rusia modern dan Ukraina saat ini). Dikenal terampil baik dalam membangun bangsa maupun peralatan peperangan, mereka membangun benteng-benteng besar di mana pun mereka menginjakkan kaki. Di bawah kepemimpinan Khan Kubrat yang legendaris, kerajaan Proto-Bulgaria berhasil menguasai sebagian besar pesisir Laut Hitam.

Kubrat dan keluarganya.
Kubrat dan keluarganya.

Namun, setelah kematian Kubrat, kelima putranya memutuskan untuk berpisah. Masing-masing pergi ke arah yang berbeda untuk mendirikan negara mereka sendiri. Dua anaknya yang paling sukses adalah Asparuh, yang mendirikan Bulgaria sebagaimana yang kita kenal saat ini, dan Kotrag, yang berkelana ke utara sepanjang Sungai Volga.

Renaisans di Volga

Para pengikut Kotrag akhirnya menetap di sebuah daerah yang subur di sepanjang Sungai Volga dan mendirikan Bolgar, sebuah metropolis Eurasia yang sesungguhnya. Setelah menaklukkan tetangga-tetangga mereka, orang-orang Bulgaria Volga (begitulah mereka disebut), mendirikan sebuah kerajaan besar di jantung Rusia.

Pada tahun 922, Penguasa Bolgar Aydai Khan memeluk Islam dan membangun sejumlah madrasah dan masjid. Sementara itu, negaranya menjadi perantara utama di sepanjang Jalur Sutra. Dengan sekejap, Bolgar menjadi pusat peradaban Islam di Eropa Timur.

Ketika bangsa Mongol — dan kemudian Rusia — menguasai seluruh negeri, Bolgar tetap menjadi situs yang penting. Terletak di pinggir Sungai Volga yang tenang, sisa-sisa kota kuno ini, termasuk benteng, masjid, dan makam, membuktikan keterampilan masyarakat Bulgaria Volga dalam memahat batu.

Sisa-sisa Bulgaria Volga ini dilihat sebagai asal muasal komunitas muslim yang menetap di sepanjang Sungai Volga saat ini, khususnya orang-orang Tartar dan Bashkir. Setiap setahun sekali, mereka mengunjungi Bolgar dalam ziarah keagamaan yang dikenal sebagai “Haji Kecil”. Hingga kini, banyak orang Tartar yang menganggap diri mereka sebagai pewaris dan pelindung situs-situs peninggalan orang-orang Bulgar.

Baca Juga :  Masjid Biru Sankt Peterburg, Saksi Sejarah Manisnya Hubungan Indonesia - Uni Soviet

Signifikansi Nasional

Bolgar bukan hanya sekadar monumen regional, melainkan sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang diakui sebagai bagian tak terpisahkan dari seluruh sejarah bangsa Rusia. Bolgar bahkan merupakan situs warisan pertama yang dilindungi di seluruh Rusia.

Pada Juli 1722, Pyotr yang Agung secara pribadi memerintahkan gubernur Tatarstan untuk merenovasi situs bersejarah itu.

“Tuan Gubernur! Selama kami tinggal di Bolgar, kami melihat bahwa menara-menara lonceng Bolgar kuno telah hancur. Karena itu, mereka harus diperbaiki. Atas alasan ini, segera kirim 12 atau 15 tukang batu.”

Jadi, sebelum dibangunnya Istana Musim Dingin, Kremlin, atau Novgorod, Bolgar merupakan rumah bagi peradaban misterius yang pernah mendominasi Eropa Timur.

Karena itu, jika suatu hari nanti Anda mengunjungi Rusia, pastikan untuk mampir ke Republik Tatarstan dan temukan Bulgaria yang lain, yang ternyata jauh lebih penting daripada yang Anda bayangkan.

Wisata Religi

Cara terbaik untuk mengunjungi Bolgar adalah dari Kazan. Ada hidrofoil (kapal dengan bagian seperti sayap yang dipasang pada penyangga di bawah lambung kapal) yang rutin melayani perjalanan ke Bolgar mengarungi Sungai Volga yang indah. Situs bersejarah ini terletak di tepi Sungai Volga dengan sebuah dermaga kecil dan museum arkeologi.

Museum Peninggalan Bersejarah Bolgar di Bolgar, Tatarstan.
Museum Peninggalan Bersejarah Bolgar di Bolgar, Tatarstan.

Sebagian besar reruntuhan yang tersisa di Bolgar berasal dari periode ketika kota itu berfungsi sebagai ibu kota Gerombolan Emas (kekhanan Mongol-Turki pada abad pertengahan yang wilayahnya terbentang dari Eropa Timur hingga Siberia Barat). Mausoleum, istana, masjid, dan gereja-gereja Ortodoks memberi warna tersendiri di daerah itu. Kunjungilah Masjid Agung, Kamar Hitam, dan Mausoleum Timur, bangunan makam bangsawan Bolgar yang berusia 700 tahun. Pastikan pula untuk memeriksa reruntuhan istana khan yang luas dan sumur Gabdrakhman yang tersembunyi, yang airnya dipercaya memiliki efek penyembuhan.

Baca Juga :  Hari Tasyrik dan Keutamaannya

Alquran terbesar di dunia, Bolgar, Rusia
Alquran terbesar di dunia, Bolgar, Rusia

Bangunan baru Bolgar pun tak kalah mengesankan. Penanda Kenangan, sebuah bangunan suci yang menandai kepemelukan Islam, menjadi rumah bagi Alquran terbesar di dunia — beratnya mencapai 500 kilogram! Sementara, Masjid Putih yang besar adalah bangunan yang menggantikan pendahulunya yang dihancurkan pada abad ke-15. Kompleks itu betul-betul merupakan permata arsitektur Tartar yang sesungguhnya.

SourceRbth
Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...