28 C
Anyar
Tips Dan Trik Cara Mudah Penjernihan Air yang Bisa Dilakukan di Rumah

Cara Mudah Penjernihan Air yang Bisa Dilakukan di Rumah

Penjernihan air penting untuk dilakukan agar air bersih aman untuk digunakan manusia, seperti untuk kebutuhan minum, memasak, mencuci, dan mandi.

Selain untuk kegiatan sehari-hari, air yang bersih juga digunakan manusia untuk kebutuhan medis, proses kimia, dan industri.

Sebelum dijernihkan, air bisa mengandung senyawa yang kimia, material organik atau anorganik, juga kontaminan biologis.

Proses penjernihan air bisa dilakukan dengan peralatan penyulingan yang canggih untuk penduduk di suatu wilayah tertentu, ataupun secara sederhana di rumah-rumah.

Biasanya, sumber air yang digunakan adalah sungai, anak sungai, atau danau. Tapi, teknologi sekarang sudah ada yang bisa menyuling air asin atau air laut juga.

Seperti apa cara sederhana penjernihan air yang bisa dilakukan di rumah, ya?

Cara Sederhana Penjernihan Air

Alat dan Bahan Untuk Penjernihan Air Sederhana

1. Air sumur atau sungai yang tidak tercemar bahan kimia

2. Biji kelor / biji rosella / biji asam / kacang gude untuk mengendapkan lumpur dan partikel air sebagai pengganti tawas.

3. Batu kerikil sebagai penyaring dan membantu aerasi (penambahan oksigen dalam air)

4. Pasir untuk menahan endapan lumpur dan arang sebagai penyerap partikel yang halus, penyerap bau dan warna yang terdapat di air

5. Ijuk untuk menyaring partikel dari lapisan sebelumnya dan meratakan air yang mengalir

6. Gentong / drum / wadah berbahan plastik

7. Gentong besar atau bak penampung

Baca Juga :  Inilah Cara Membersihkan Botol Minum yang Benar

8. Pipa air penyangga air bila diperlukan

9. Pipa bambu / paralon / selang plastik

10. Keran air

11. Kasa nyamuk dari plastik

12. Solasi atau lem paralon

Langkah Cara Sederhana Penjernihan Air

1. Menyiapkan bak penampung air. Pada bagian wadah plastik atau gentong diberi keran dengan ketinggian 10 cm dari dasar wadah. Keran bisa disambung dengan saluran paralon yang diberi lubang dan dibungkus dengan kasa nyamuk. Saluran itu nantinya diletakkan di bagian dalam wadah.

2. Menyiapkan wadah penyaring. Bahan-bahan penyaring seperti kerikil, arang, pasir, dan ijuk dicuci hingga bersih dan dikeringkan.

Kemudian, bahan penyaring disusun mulai dari bagian dasar ke atas, urutannya sebagai berikut; batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, ijuk 5 cm, batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, arang 15 cm, ijuk 5 cm, batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, dan ijuk 15 cm.

Selain urutan, kerapatan bahan juga perlu diperhatikan dan jangan sampai ada rongga antar lapisan, ya.

Nantinya wadah ini ditempatkan lebih tinggi dari bak penampung.

3. Siapkan wadah kedua yang jadi tempat sumber air. Kemudian beri biji kelor, biji asam, biji rosella, atau kacang gude yang ditumbuk.

Taburkan pada air yang akan dijernihka. Aduk dan tunggu sampai bubuknya mengendap.

Setelah mengendap baru air yang akan disaring dialirkan ke wadah penyaring.

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...