25.4 C
Anyar
Tips Dan TrikCara Mudah Penjernihan Air yang Bisa Dilakukan di Rumah

Cara Mudah Penjernihan Air yang Bisa Dilakukan di Rumah

Penjernihan air penting untuk dilakukan agar air bersih aman untuk digunakan manusia, seperti untuk kebutuhan minum, memasak, mencuci, dan mandi.

Selain untuk kegiatan sehari-hari, air yang bersih juga digunakan manusia untuk kebutuhan medis, proses kimia, dan industri.

Sebelum dijernihkan, air bisa mengandung senyawa yang kimia, material organik atau anorganik, juga kontaminan biologis.

Proses penjernihan air bisa dilakukan dengan peralatan penyulingan yang canggih untuk penduduk di suatu wilayah tertentu, ataupun secara sederhana di rumah-rumah.

Biasanya, sumber air yang digunakan adalah sungai, anak sungai, atau danau. Tapi, teknologi sekarang sudah ada yang bisa menyuling air asin atau air laut juga.

Seperti apa cara sederhana penjernihan air yang bisa dilakukan di rumah, ya?

Cara Sederhana Penjernihan Air

Alat dan Bahan Untuk Penjernihan Air Sederhana

1. Air sumur atau sungai yang tidak tercemar bahan kimia

2. Biji kelor / biji rosella / biji asam / kacang gude untuk mengendapkan lumpur dan partikel air sebagai pengganti tawas.

3. Batu kerikil sebagai penyaring dan membantu aerasi (penambahan oksigen dalam air)

4. Pasir untuk menahan endapan lumpur dan arang sebagai penyerap partikel yang halus, penyerap bau dan warna yang terdapat di air

5. Ijuk untuk menyaring partikel dari lapisan sebelumnya dan meratakan air yang mengalir

6. Gentong / drum / wadah berbahan plastik

7. Gentong besar atau bak penampung

Baca Juga :  Cara Membuat Telur Asin Sendiri dengan 4 Langkah Mudah Ini

8. Pipa air penyangga air bila diperlukan

9. Pipa bambu / paralon / selang plastik

10. Keran air

11. Kasa nyamuk dari plastik

12. Solasi atau lem paralon

Langkah Cara Sederhana Penjernihan Air

1. Menyiapkan bak penampung air. Pada bagian wadah plastik atau gentong diberi keran dengan ketinggian 10 cm dari dasar wadah. Keran bisa disambung dengan saluran paralon yang diberi lubang dan dibungkus dengan kasa nyamuk. Saluran itu nantinya diletakkan di bagian dalam wadah.

2. Menyiapkan wadah penyaring. Bahan-bahan penyaring seperti kerikil, arang, pasir, dan ijuk dicuci hingga bersih dan dikeringkan.

Baca Juga :  5 Tips untuk Tingkatkan Kemampuan Menggambar

Kemudian, bahan penyaring disusun mulai dari bagian dasar ke atas, urutannya sebagai berikut; batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, ijuk 5 cm, batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, arang 15 cm, ijuk 5 cm, batu kerikil 10 cm, pasir 10 cm, dan ijuk 15 cm.

Selain urutan, kerapatan bahan juga perlu diperhatikan dan jangan sampai ada rongga antar lapisan, ya.

Nantinya wadah ini ditempatkan lebih tinggi dari bak penampung.

3. Siapkan wadah kedua yang jadi tempat sumber air. Kemudian beri biji kelor, biji asam, biji rosella, atau kacang gude yang ditumbuk.

Taburkan pada air yang akan dijernihka. Aduk dan tunggu sampai bubuknya mengendap.

Setelah mengendap baru air yang akan disaring dialirkan ke wadah penyaring.

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru