26 C
Anyar
Sains Iklim Es di Arktika Terancam Menghilang Pada 2035

Es di Arktika Terancam Menghilang Pada 2035

Waktu itu, Sekitar 127 ribu tahun lalu, selama periode interglasial terakhir, suhu di Arktika meningkat sekitar 2 hingga 6°C—melelehkan semua es laut di Kutub Utara Bumi.

Kala itu, pohon kayu keras seperti oak dan hazel dapat tumbuh di wilayah yang sekarang kita sebut Lingkaran Arktika.

Kini, sebuah studi terbaru menggunakan pemodelan iklim dari Met Office Hadley Centre Inggris, memungkinkan ilmuwan untuk membandingkan es laut Arktika selama periode interglasial akhir dengan kondisi sekarang, seperti yang dikutip dari The Independent.

Para peneliti mengatakan, bukti yang mereka temukan menunjukkan bahwa Arktika bisa kehilangan es laut sepenuhnya dalam waktu 15 tahun. Berdasarkan model iklim, sinar matahari musim semi yang intens mengakibatkan terciptanya “kolam lelehan”.

Kolam lelehan ini sangat penting karena menentukan seberapa banyak sinar matahari yang akan diserap lapisan es dan mana yang direfleksikan kembali ke luar angkasa.

Baca Juga :  Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Es memiliki tingkat pemantulan yang lebih tinggi dibanding air. Dengan kata lain, saat kolam lelehan tercipta—apalagi dalam ukuran yang cukup besar—maka sinar matahari yang terserap ke Bumi jauh lebih banyak.

Pada akhirnya, peristiwa ini menyebabkan es yang tersisa di Kutub semakin mencair.

Dr Louise Sime, ahli pemodelan paleoiklim dari British Antartic Survey, mengatakan: “Kami tahu Arktika sedang mengalami perubahan signifikan seiring memanasnya Bumi. Dengan memahami apa yang terjadi pada periode interglasial, kita dapat memprediksi kondisi di masa depan.”

“Kemungkinan es laut di Arktika akan menghilang pada 2035. Oleh sebab itu, kita harus berfokus pada upaya pengurangan karbon secepat mungkin,” pungkasnya.

Penelitian ini dipublikasikan pada jurnal Nature Climate Change.

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...