Sains Mengapa Hanya 10 Persen Saja Orang Kidal di Dunia?

Mengapa Hanya 10 Persen Saja Orang Kidal di Dunia?

Apakah Anda termasuk seorang yang kidal? Berarti, Anda termasuk salah satu dari 10 persen populasi kidal di dunia.

Telah lama, para ilmuwan mencoba menganalisis dan menemukan penyebab seseorang menjadi kidal, dan sampai saat ini, hipotesisnya sangat beragam.

Banyak ilmuwan yang meyakini bahwa kidal disebabkan oleh kondisi genetik. Namun, sebelumnya harus diingat bahwa kidal tak hanya berhubungan dengan tangan, tetapi juga kaki dan bagian-bagian tubuh lainnya.

Mengutip dari Science Alert, Senin (10/8/2020), penggunaan tubuh bagian kiri ini bisa terjadi mulai dari kaki sampai telinga, mata, bahkan otak. Tanpa disadari, Anda cenderung menerima telepon menggunakan satu telinga dibanding telinga satunya. Begitu pula organ tubuh lainnya.

Lalu, mengapa populasi orang kidal hanya 10 persen? Mengapa perbandingan dengan orang yang tidak kidal bukan 50-50? Beberapa ahli berpendapat bahwa kerja sama sosial yang berlangsung selama ribuan tahun telah memberikan pengaruh yang dominan. Dalam artian ketika sebuah komunitas bekerja sama, berbagi alat dan ruang, mereka menggunakan tangan yang sama dengan temannya.

Peneliti lainnya mengatakan bahwa hal tersebut berkaitan dengan cara kerja otak yang dibagi menjadi dua: kiri dan kanan. Separuh otak mengendalikan sisi kiri tubuh, dan separuh lainnya mengendalikan sisi kanan.

Jika mayoritas manusia menggunakan otak bagian kiri untuk mengontrol bahasa dan keterampilan motorik, maka kita akan cenderung menggunakan tubuh bagian kanan.

Salah satu hipotesis yang tidak biasa menjelaskan bahwa kidal disebabkan oleh mutasi genetik pada masa lalu. Hal ini menyebabkan pusat bahasa manusia bergeser ke otak sebelah kiri, yang menyebabkan tangan kanan mendominasi.

Faktor genetik memang berperan dalam hal ini. Orangtua kidal memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memiliki anak kidal pula, bahkan hal ini sudah bisa dilihat dari dalam rahim. Sampai saat ini, para peneliti masih berjibaku dalam identifikasi gen yang bertanggung jawab terkait hal ini. Tak hanya satu, mungkin ada puluhan gen yang berperan dalam menentukan kidal atau tidaknya seseorang.

Faktor-faktor seperti level estrogen dan posisi lahir juga disebut berhubungan dengan kidal. Namun, karena banyaknya hipotesis, belum ada peneliti yang bisa menggabungkan penyebab kidal secara keseluruhan. Sampai saat ini, para ilmuwan tengah bekerja keras menemukan penyebab pastinya.

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya. Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...