26 C
Anyar
Sains Geologi Riwayat Geologi Danau Poso Sebagai Warisan Tektonik

Riwayat Geologi Danau Poso Sebagai Warisan Tektonik

Danau Poso adalah sebuah danau yang terletak di kabupaten Poso provinsi Sulawesi Tengah. Sebagai danau terdalam ke tiga di Indonesia.

Daya tarik Danau Poso tidak hanya dari sisi wisata, tetapi juga dari geologi yang dapat menceritakan asal mula terbentuknya danau secara tektonik.

Dahulu, Sulawesi sudah dikenal tidak hanya rempah namun juga hayati, fauna, dan geologinya.Yang lebih menarik bahwa Sulawesi terkenal akan bahan logamnya, itulah mengapa ia disebut “Sele’ Bassi (Bessi)” atau “pisau besi”, dinamakan oleh pelaut Portugis (Crawfurd, 1856).

Penamaan lainya ialah “Sula besi” berarti “Pulau besi” dan juga dapat berasal dari bahasa Portugis “Punta des Celebres” ~ “Tanjung Orang Terkenal” (Kribb & Kahin, 2004).

Latar belakang mengenai riwayat geologinya, Sulawesi merupakan bagian dari Gondwana. Ketika bumi merupakan satu daratan pangea pada 225 juta tahun yang lalu, Gondwana kemudian memisah ke arah selatan pada 135 juta tahun yang lalu.

Sulawesi bagian dari Gondwana
Sulawesi bagian dari Gondwana

“Bumi itu terdiri dari kerak atau lempeng. Bumi dulu dari Pangea lalu pecah. Bagi yang tinggal di Sulawesi merupakan pecahan Gondwana atau Australia. Kenapa ada hewan Australia di Sulawesi, sebagian percauya karena pecahan itu. Sulawesi bagian dari Gondwana. Secara geologi Sulawesi menjadi bagian penting perkembangan Indonesia timur,” ucap peneliti geologi Earth Observatory of Singapore, Mansyursyah Surya Nugraha.

Poso memang daerah yang rawan gempa karena terdiri dari sesar aktif. “Dari zona sesar di Sulawesi hampir semuanya aktif. Walaupun dia kecil dia bisa menimbulkan longsor,” kata Mansyursyah.

Demikian juga dengan Danau Poso, aktivitas geologi yakni tektonik lah yang membentuk danau tersebut.

Aktivitas geologi yakni tektonik lah yang membentuk danau poso
Aktivitas geologi yakni tektonik lah yang membentuk danau poso

Masyursyah melihat bahwasanya dahulu terdapat mega-thrust di Danau Poso. Bukti ini dilihat di Kuku-Panjoka dengan blueschist dan Greenschist yang bertabrakan.

Lalu ia menambahkan bahwasanya dahulu lembah di sekitar Danau Poso merupakan lautan. Karena ditemukanya fosil karang dan koral.

“Di Bukit Lebanu yang mengarah ke Lembah Poso,  dibentuk oleh dua tektonik. Batuanya itu berbeda. Dia lebih lunak, karena lembah poso baru terbentuk. Tapi di Bukit Lebanu dulunya ternyata laut. Karena ada fosil fosil kerang dan koral. Kita dapat sejarah hampir lengkap gimana danau poso bisa terbentuk,” katanya.

Jurnalilmuhttps://jurnalilmu.com
Jurnalilmu Adalah Situs Kumpulan Artikel Sains, Teknologi, Kesehatan, Sejarah dan Budaya, Serta Tips Dan Trik.

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti

Artikel Populer

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...

Tinta Cumi Punya Berbagai Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Ada banyak hidangan laut yang biasa kita konsumsi. Salah satu yang paling populer adalah cumi.Apakah teman-teman pernah melihat cumi yang diolah bersama dengan tintanya?Kalau...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kamera Observatorium Ini, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Sebuah Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan serangkain uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru...

Sebelum Bercinta, Jerapah Jantan Minum Urine Pasangannya

Jerapah bukanlah ternasuk hewan yang memiliki masa kawin. Tapi, sama seperti manusia, jerapah betina memiliki siklus bulanan mirip menstruasi, dengan lebih sedikit darah tentunya.Masa-masa...

Kadal Tunjukkan Tanda Cinta dengan Saling Menggigit

Pernahkah Kalian melihat dan juga memperhatikan kadal menggigit satu sama lain, atau tampak seperti mencoba saling memakan satu sama lain?Rupanya, meski terlihat seperti perkelahian...

Masker Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ilmuwan

Sebuah Penelitian baru yang dilakukan oleh ilmuwan dari Duke University membantu menjawab pertanyaan masker jenis apa yang paling efektif mencegah droplets. Dalam uji coba...

Pemanasan Global Menjadikan Virus Bertahan Lebih Lama dan Sulit Dibunuh

Pemanasan global menjadikan ancaman penyakit menular meningkat, karena membuat virus-virus bertahan lebih lama susah dibunuh.Sebuah studi para peneliti di Swiss mengungkapkan bahwa virus yang...